
MODEL EKONOMI HIJAU BERBASIS PONDOK PESANTREN: STRATEGI IMPLEMENTASI DAN KEBERLANJUTAN
Oleh Dr Abdul Wadud Nafis, LC., MEI Abstrak Ekonomi hijau merupakan pendekatan pembangunan yang menyeimbangkan antara pertumbuhan ekonomi, kesejahteraan sosial, dan keberlanjutan lingkungan. Pondok pesantren, sebagai lembaga pendidikan Islam yang memiliki peran strategis dalam masyarakat, dapat menjadi pusat pengembangan ekonomi hijau berbasis nilai-nilai Islam dan kearifan lokal. Artikel ini membahas konsep, model, serta strategi implementasi ekonomi hijau berbasis pondok pesantren dengan menitikberatkan pada pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan, ekonomi sirkular, dan peran santri dalam kewirausahaan hijau. Model ini mencakup pertanian organik, energi terbarukan, pengelolaan limbah, dan pembiayaan berbasis wakaf produktif serta koperasi pesantren. Dengan pendekatan ini, diharapkan pesantren dapat meningkatkan kemandirian ekonomi sekaligus berkontribusi dalam pelestarian lingkungan. Kata Kunci: Ekonomi hijau, pondok pesantren, kemandirian ekonomi, keberlanjutan, wakaf produktif, ekonomi Islam A. Pendahuluan Latar Belakang Pembangunan ekonomi yang berorientasi pada…






