PERINGATAN HARI SANTRI NASIONAL 2023 PONPES KYAI SYARIFUDDIN LUMAJANG

Majalah
Lumajang, minggu (22/10/23). Setiap Tanggal 22 oktober santri selalu memperingatti Hari Santri Nasional. Hari santri nasional selalu di lakukan satu tahun sekali. Hari santri adalah hari dimana untuk memperingati peran besar para Kaum Kiyai dan Santri dalam memperjuangkan kemaslahan bangsa indonesia, melawan para kolonial dan para bangsa asing bertepatan dengan Resolusi Jihad KH. Hasyim Asy'ari tepat pada tanggal 22 Oktober. Ketika bicara santri maka tidak terlepas dari yang namanya pondok pesantren dan kyai. Dalam sejarahpun tidak terlepas dari berbegai perjuang para santri dan perjuangan para santri merupakan kemaslahatan bersama. Peringatan Hari Santri Nasional merupakan momentum bagi para santri, ulama dan pemimpin bangsa Indonesia untuk kembali memupuk semangat Nasionalisme, semangat kebangsaan dan semangat cinta tanah air, sebagaimana yang telah dilakukan para pendahulu bangsa.  Arti dan makna Hari Santri Nasional pada tanggal…
Read More

Usaha dan Do’a Dalam Mencapai Kesuksesan

Majalah
Gus Dr Abdul Wadud Nafis Lc M.E.I Setiap orang mempunyai keinginan besar untuk mencapai puncak kesuksesan, mempunyai harta yang banyak, mempunyai jabatan yang tinggi, punya ilmu yang banyak, kekuasaan politik, popularitas yang luas dan dihormati oleh lawan dan disegani oleh lawan. Yang menjadi pertanyaan, bagaimana cara mendapatkan, jawabannya: pertama, berusaha dengan sungguh-sungguh. Orang yang mempunyai cita-cita besar untuk mendapatkan sususan akan dicapai ketika diusahakan dengan sungguh-sungguh, dengan menggunakan strategi yang efektif dan efisien dan menggunakan metode yang baik sesuai dengan tujuan yang ingin dicapaikannya. Besar dan kecilnya kesuksesan sesuai dengan usaha yang dilakukannya, makin baik strateginya makin keras kerjanya maka makin besar juga kesuksesan yang didapatkannya, akan tetapi sebaliknya apabila kerjanya lemah dan strateginya salah maka gagalan akan didapatkan. Orang yang mempunyai keinginan besar, tapi tidak disertai dengan usaha dan…
Read More

MANUSIA MENCARI APA?

Majalah
Gus Dr Abdul Wadud Nafis Lc M.E.I  Manusia  kadang-kadang aneh dan sulit dimengerti, manusia mengharapkan sesuatu yang tidak dimilikinya dan sesuatu yang tidak dimiliki dianggap indah dan menyenangkan, tapi anehnya ketika Bobotoh memiliki apa yang di angan-angan tidak merasa impian dan tidak merasa senang, dan lebih dari itu tidak menyadari bahwa itu nikmat dari Allah yang wajib disyukuri.  Ketika musim kemarau mengharapkan musim dingin,  di waktu musim dingin mengharapkan mesin kemarau, ketika udara panas menginginkan udara dingin dan ketika udara dingin menginginkan udara panas, di waktu malam hari menginginkan siang hari dan di waktu siang hari siang hari menginginkan malam hari, di waktu ada di rumah ingin bepergian dan ketika berada di perjalanan ingin pulang ke rumah. Orang-orang yang tinggal desa menginginkan tinggal di kota, mereka mengorbankan  uangnya hany  untuk…
Read More

Memperbaiki Hubungan dengan Allah

Majalah
Gus Dr Abdul Wadud Nafis Lc.M.E.I Ketika manusia kuat hubungannya dengan Allah subhanahu wa ta'ala, maka manusia selalu mendapatkan nikmat dan rahmat dari Allah, tapi sebaliknya, ketika manusia jauh dari Allah, bahkan putus hubungannya dengan Allah, maka hidupnya penuh dengan problem, karena tidak mendapatkan pertolongan dari Allah dan tidak mendapatkan bimbingan dari Allah subhanahu wa ta'ala menuju kebahagiaan. Kuatnya hubungan manusia dengan Allah tercermin dalam keyakinannya dan ketaatannya kepada Allah, orang yang kuat hubungannya dengan Allah keyakinannya mantap terhadap Allah dengan di dasari ilmu tentang Dzat dan sifat-sifat Allah, menghayati kitab suci Alquran dan merenungi ciptaan Allah yang ada di alam semesta; juga kuatnya hubungan manusia dengan Allah tercermin dalam ibadahnya sehari-hari, terutama ibadah yang wajib, seperti shalat, puasa dan lain sebagainya, ibadah dilaksanakan dengan benar, ikhlas dan istiqomah, melaksanakan…
Read More

Siapa Takut Sukses Dunia dan Akhirat?

Majalah
Gus Dr. Abdul Wadud Nafis Lc M.E.I Kehidupan manusia itu ada dua kelompok, kelompok yang pertama adalah yang lebih banyak mementingkan kehidupan dunia di mana dia berusaha untuk mendapatkan harta yang sebanyak-banyaknya dan tidak peduli apa yang dilakukan sesuai dengan ketentuan Allah tidak peduli apa halal atau haram dan tidak peduli Apakah dia tunjukan orang lain dan berusaha untuk mendapatkan jabatan yang tinggi setinggi-tinggi dan mengharapkan segala cara untuk mendapatkan jabatan itu rela untuk merendahkan orang lain rela menjatuhkan orang lain bahkan rela untuk menyakiti orang lain dan berusaha untuk mendapatkan popularitas yang luas mengharukan segala cara untuk mendapatkan popularitas dengan cara mencaci selama menjadi pejabat tinggi atau melakukan hal-hal yang dilarang oleh agama dan undang-undang pemerintah agar supaya dirinya masuk dalam kategori 'kholif tu'raf, bersikap berbedalah engkau maka engkau…
Read More

Lomba Agustusan ala Santriwati Ponpes Kyai Syarifuddin

Majalah
Lumajang, Sabtu (05/08/2023). Tanggal 17 Agustus merupakan tanggal kelahiran bangsa Indonesia yang selalu disambut meriah oleh seluruh rakyat Indonesia.  Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-78 Republik Indonesia, Pondok Pesantren Putri Kyai Syarifuddin Asrama Khadijah, Aisyah dan TQ-Alyumna mengadakan serangkaian lomba. Lomba ini dilaksanakan selama satu hari, lomba-lomba tersebut diantaranya; Kerupuk jempol, Helm ajaib, Tiupan badai, Katak berjalan, Hijrah bersama, Air kesabaran dan Lempar air. Lomba-lomba tersebut dikelompokkan berdasarkan perwakilan dari setiap kamar, ada yang berbentuk individu dan ada pula yang kelompok. Seluruh peserta mengikuti setiap perlombaan dengan penuh antusias dan bahagia, baik santri maupun para panitia. Nah, yang paling seru dan ditunggu-tunggu pada kegiatan ini adalah hari puncak Kemerdekaan yang dilaksanakan pada hari kamis tanggal 17 Agustus 2023. Kegiatan pada hari puncak tersebut adalah upacara serta pembagian hadiah pemenang…
Read More

Mengapa Malas beribadah?

Majalah
Gus Abdul Wadud Nafis Lc M.E.I  Dalam kehidupan sehari-hari hati kadang-kadang bertanya, mengapa tiba-tiba merasa berat beribadah kepada Allah? Merasa berat melaksanakan shalat berjamaah, masa berat berdzikir kepada Allah, merasa berat membaca Alquran, merasa berat mendengarkan tausiah, merasa berat pergi ke tempat-tempat ibadah dan merasa berat mengerjakan hal-hal yang baik. Jawabannya, fenomena ini menunjukkan bahwa imannya sedang turun, karena ketika iman turun merasa berat melaksanakan tuntutan iman, yaitu beribadah kepada Allah subhanahu wa ta'ala, baik ibadahnya dikerjakan oleh hati maupun anggota badan. Iman seseorang akan naik dengan taat kepada Allah subhanahu wa ta'ala dan iman turun apabila bermaksiat kepada Allah subhanahu wa ta'ala. الإيمان يزيد وينقص، يزيد بالطاعة وينقص بالمعصيةIman itu naik turun. Naik (bertambah) dengan keta’atan dan turun (berkurang) dengan maksiat. Dengan demikian apabila lidah merasa berat membaca Alquran,…
Read More

Keagungan Shalat Di Dunia Dan Akhirat

artikel
Gus Abdul Wadud Nafis Lc M.E.I Shalat sangat berharga dalam kehidupan umat Islam, terutama orang-orang yang mempunyai iman yang mantap, karena shalat mempengaruhi kehidupan orang yang beriman, ketika seseorang yang beriman melaksanakan salat dengan sempurna baik tata cara yang Zahir dan yang batin akan terhindar dari segala buatan yang tercela dan merasa senang melaksanakan hal-hal yang terpuji dan beribadah kepada Allah subhanahu wa ta'ala. Salat sangat menentukan keselamatan seorang mukmin, melaksanakan salat dengan ikhlas khusyuk dan tata caranya dilaksanakan dengan sempurna maka amal sholeh yang lain diterima oleh Allah, sebaliknya apabila seseorang salatnya tidak baik maka mempengaruhi terhadap amal yang lain, nah diperberat oleh Allah subhanahu wa ta'ala, bahkan amal-amalnya yang lain dianggap jelek pula. وَعَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ – رَضِيَ اللهُ عَنْهُ – ، قَالَ : قاَلَ رَسُولُ اللهِ –…
Read More

Mengapa Malas beribadah?

artikel
Gus Abdul Wadud Nafis Lc M.E.I Dalam kehidupan sehari-hari hati kadang-kadang bertanya, mengapa tiba-tiba merasa berat beribadah kepada Allah? Merasa berat melaksanakan shalat berjamaah, masa berat berdzikir kepada Allah, merasa berat membaca Alquran, merasa berat mendengarkan tausiah, merasa berat pergi ke tempat-tempat ibadah dan merasa berat mengerjakan hal-hal yang baik. Jawabannya, fenomena ini menunjukkan bahwa imannya sedang turun, karena ketika iman turun merasa berat melaksanakan tuntutan iman, yaitu beribadah kepada Allah subhanahu wa ta'ala, baik ibadahnya dikerjakan oleh hati maupun anggota badan. Iman seseorang akan naik dengan taat kepada Allah subhanahu wa ta'ala dan iman turun apabila bermaksiat kepada Allah subhanahu wa ta'ala. الإيمان يزيد وينقص، يزيد بالطاعة وينقص بالمعصيةIman itu naik turun. Naik (bertambah) dengan keta’atan dan turun (berkurang) dengan maksiat. Dengan demikian apabila lidah merasa berat membaca Alquran,…
Read More

Etika Tadarrus Alquran di Bulan Ramadan

artikel
Gus Abdul Wadud Nafis Lc M.E.I Bulan Ramadan adalah bulan yang sangat istimewa dibandingkan bulan-bulan yang lain, karena di bulan Ramadan Alquran diturunkan kepada nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam, oleh karena itu bulan Ramadan disebut Syahrul Quran, bulan Alquran. Allah berfirman: شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَىٰ وَالْفُرْقَانِ Artinya: (Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil) QS al-baqarah: 185) Di bulan Ramadan dianjurkan memperbanyak baca Alquran, baik secara individu maupun berjamaah, tetapi yang paling baik membaca Alquran dengan cara Tadarrus, yaitu satu orang membaca Alquran dengan Tartil sedangkan yang lain memperhatikan bacaannya dengan baik dan teliti, menghayati isinya dan…
Read More